Tegas , Ratusan Pemuda dan Mahasiswa di Medan Kembali Tuntut RI Keluar dari BoP !

 

Dakwahsumut.com,Medan,- Ratusan Pemuda dan Mahasiswa yang tergabung dalam Pusat Studi Islam Kampus (PUSTAKA) dan Sumatera Utara Mahasiswa & Pemuda Musim Association (SUMMA) di Kota Medan kembali turun ke jalan menuntut Pemerintah Indonesia untuk keluar dari Board Of Peace(BoP) pada Ahad  (15/3). Tuntutan tersebut mereka sampaikan dengan suara lantang  di depan Bundaran SIB Jl. Gatot Subroto Medan. 


 

Ketua Lembaga Dakwah Remaja ( LDR) Tanjungbalai sekaligus Mahasiswa Pasa Sarjana Chairul Marpaung dalam orasinya menegaskan Palestina tidak butuh BoP.  “ Palestina ,  Gaza tidak butuh pengakuan BoP alat Penjajah  yang memakai kata peace hanya kata kosong tiada makna   kedamaian sejati hanya ketika negeri ini kembali kepada pangkuan Islam tanpa didikte oleh kepentingan Asing seperti apa yang terjadi hari ini, takbir!”, pekik beliau. Menurut beliau Amerika adalah dalang kerusakan dari berbagai kerusakan dimuka bumi ini sebagai inisiasi BoP oleh karena itu  Indonesia harus segera keluar dari BoP.


 

Begitu juga dengan orator lainnya menyuarakan hal yang sama agar Indonesia segera keluar dari BoP dan tidak mengirimkan TNI dibawa komando Amerika sebagai Penjajah. “Kami menuntut Presiden agar membatalkan pengiriman pasukan Indonesia ke Gaza atas nama BOP.”, ungkap Bung Fawzi Pemuda kota Medan.

Selain itu mereka juga menyerukan Ulama untuk menolak BoP Sebagaimana yang dikatakan salah satu pemuda dari Deli Serdang Bung Wandi  . “Wahai Para Ulama, Engkau telah ditinggikan Allah karena ilmu. Wahai Para Ulama, mohon jangan setuju Indonesia masuk Board of Peace.!” , kata beliau dalam orasinya.

Hendra Mahasiswa Medan menegaskan aksi ini sebagai dukungan terhadap Palestina dan menolak BoP . “Perjuangan sesungguhnya adalah apa yg dilakukan oleh saudara kita di Palestina, kami berdiri di sini untuk menyatakan dukungan. Kami menolak Indonesia bergabung dengan BOP.”, pungkas beliau.

Diakhir aksi damai tersebut Koordinator aksi Bung Feri membacakan pernyataan sikap Mahaiswa dan Pemuda Sumut. Diantara tuntutannya adalah sbb:

  1. Menuntut Pemerintah Indonesia untuk segera membatalkan keikutsertaan dan KELUAR dari Board of Peace (BoP).
  2. Mengingatkan kepada penguasa bahwa menundukkan diri pada struktur militer yang dikomandoi negara penjajah adalah bentuk pengkhianatan terhadap prinsip anti penjajahan dan tindakan haram secara syariat.
  3. Mendesak Pemerintah untuk kembali pada politik luar negeri yang independen, menolak segala bentuk intervensi asing, serta memprioritaskan militer untuk pembebasan tanah Palestina yang dijajah.
  4. Menyerukan persatuan kaum muslimin dan negeri-negeri Islam di seluruh dunia, guna mobilisasi tentara untuk membebaskan tanah Palestina dari penjajah Zionis Yahudi

“Unang olo hita dibodoh-bodohi penjajah gaya baru, tegakkon kedaulatan umat Islam! Bangkit ma hita sude na, unang olo hita diparhatoban halak asing. Horas!”, kata bung feri.

Aksi Penolakan BoP Berlangsung damai, tertib dan teratur tanpa mengganggu pengguna jalan dengan mengawalan dari pihak aparat keamanan []ali