Banjir Rob Terus Terjadi, Warga Minta Pemerintah Mengatasi!

 



Oleh Muzaidah (Aktivis Dakwah Muslimah) 


Dakwahsumut.com,- Banjir rob terus terjadi di Kecamatan Medan Belawan. Solusi yang diberikan pemerintah tidaklah merata, sehingga dampak yang terjadi terus dialami, warga menjadi resah, dan dilema akibat banjir rob yang terjadi masih saja meluap di Kelurahan Belawan lainnya.


Dilansir dari tribunnews.com, 4/8/2023, bahwa Wali Kota Bobby Nasution sudah pernah mensosialisasikan wacana akan dibangun rumah pompa air untuk mengurangi terjadinya banjir rob di Belawan. Ternyata, warga Belawan I di tahun 2023 sudah merasakan dampak dari pembangunan rumah pompa air, akan tetapi warga kelurahan lainnya masih mengeluh dikarenakan solusi yang diberikan pemerintah tidaklah merata. Sementara luapan banjir rob semakin parah di Kelurahan lainnya. Warga mendesak pemerintah segera merealisasikan pembangunan rumah pompa air dengan secara merata. 


Pemerintah lagi-lagi mengecewakan masyarakat dan tidak segera menyelesaikan setiap permasalahan yang ada, sehingga fokusnya pemerintah bisa diahlikan ke persoalan lainnya yang tidak kalah urgennya. Bahkan dari desakan warga alih-alih alasan lain agar pembangunan pompa air sebagai penyurut rob di Belawan tidak kunjung dikerjakan, warga kembali dikecewakan dengan janji yang tidak kunjung ditepati.


Sikap pemerintah dalam hal ini patut dihindari karena masyarakat sangat menaruh rasa harapan agar pemerintah ikut andil dalam mengatasi masalah yang terjadi. Rob bukanlah masalah yang dianggap enteng, tidak bisa dibiarkan begitu saja, karena adanya solusi ini merupakan upaya pemerintah untuk menjaga kesehatan warga dari berbagai penyakit. Mengingat, Covid-19 yang sempat terjadi di Indonesia menjadi tamparan keras bagi pemerintah agar lebih detail memperhatikan kondisi masyarakatnya dan segera mewujudkan solusi yang bisa membantu warga Belawan. 


Karena dampak dari banjir rob dapat mengganggu kesehatan warga dan akan menjadi tanggungan besar bagi pemerintah dalam mengatasinya. Sebelum masyarakat mengalami dampak buruk bagi kesehatannya, alangkah baiknya pemerintah mewujudkan pembangunan rumah pompa sebagai solusi alternatif. Pembangunan rumah pompa memang menjadi alternatif tersendiri untuk mencegah luapan rob, tetapi upaya seperti ini lebih ditingkatkan kepada solusi lainnya yang jauh bisa membentengi rob tidak meluap parah, agar masyarakat mendapatkan keamanan tatkala melakukan berbagai aktivitas.


Ketika diperhatikan, bisa dibilang pemerintah semakin gagal dalam mengemban amanahnya untuk mengayomi masyarakat dan gagal mengatasi setiap masalah yang dialami masyarakat.  Seharusnya pemerintah peka dan sigap untuk menyelesaikan permasalahan, bukan untuk menambah masalah. Dalam hal ini masyarakatlah yang dibuat kecewa, merana, dan tidak berdaya harus berbuat apa. 


Jelas sudah, bahwa solusi yang ditawarkan pemerintah selalu tambal-sulam, tidak heran kepemimpinan di era sistem kapitalis buktinya tidak mampu menyelesaikan setiap masalah secara efektif dan efisien. Di sini masyarakat seolah-olah diajak mandiri dalam menemukan dan merealisasikan solusi, seperti banyak dari warga Belawan membangun rumah bertingkat agar ketika rob meluap warga bisa singgah ke atas loteng menjauh dari banjir. 


Memang bisa, tetapi dampak buruknya pun akan segera dirasakan juga, karena aktivitas yang dilakukan akan terganggu dan sulit pulalah masyarakat membeli segala kebutuhan sehari-hari, ditambah air asin dari rob akan mengikis bangunan rumah, sehingga bisa saja terjadi keretakan, belum lagi masalah kesehatan bisa terancam yang membuat warga sulit bertahan hidup, merasakan kesakitan, biaya pengobatan mahal, terbilang warga Belawan merupakan mayoritas penduduk yang tidak mampu dari segi ekonomi. 


Apakah pemerintah tidak memikirkan semua dampak ini? Seperti keselamatan masyarakat, di mana nyawa juga menjadi taruhannya, harta ikutan menyusut tatkala kesehatan terganggu. Sungguh malang nasib warga Belawan, seharusnya semacam ini sudah menjadi fokus utama pemerintah agar tidak lalai dalam menjalankan amanah dan segera menuntaskannya. 


Bukti Bahwa Islam Solusi Setiap Masalah Kehidupan 


Sejarah kehidupan Islam adalah bagian kebenaran nyata bahwa dalam sistem kepemimpinan Islam, tidak pernah menelantarkan masyarakat dibiarkan begitu saja dalam menghadapi setiap kesulitan, melainkan pemerintah ikut andil dan langsung menyelesaikan persoalan yang dialami. 


Seperti kisah yang sudah familier kita dengar dan  menjadi peringatan sekaligus pengingat bagi pemimpin zaman sekarang, bahwa dulu masyarakatnya Umar bin Khatab juga pernah mengalami krisis parah yakni paceklik, sehingga masyarakat kekurangan segala macam sumber daya yang dibutuhkan termasuklah air, belum lagi ekonomi sedang tidak stabil, tetapi Umar sebagai pemimpin beserta jajaran stafnya tidak tinggal diam. Mereka bekerja sama memikirkan solusi agar kehidupan yang dijalani masyarakatnya tetap baik-baik saja, sampailah waktu di mana krisis terjadi. 


Umar sebagai kepala negara berusaha memenuhi hak rakyatnya, sehingga rakyatnya saat itu tetap bisa memenuhi kebutuhan hidup tanpa kebingungan. Jika dibandingkan sekarang, apa yang dialami warga Belawan justru mengalami perbedaan yang jauh parah karena solusinya tidak kunjung terwujudkan, sedangkan rakyatnya Umar tidak pernah mengalami kesusahan tanpa solusi. Hal itu tidak serta merta ada tanpa hadirnya keimanan, melainkan dari keimanan sajalah Umar bin Khatab sebagai pemimpin mampu menuntaskan amanahnya dan diikuti bagian pemerintah lainnya ikut andil mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan.


Beginilah adanya gambaran nyata masyarakat dalam naungan sistem Islam, tidak pernah dibiarkan berada dalam kesulitan. Tatkala mengalami banjir rob misalnya, maka pemerintah yang diberikan amanah di setiap wilayah, harus menuntaskannya, seperti membangun tanggul yang menjadi benteng agar banjir rob tidak terjadi, jika tetap terjadi setelah upaya tadi, maka tidaklah sampai meresahkan warga yang hendak beraktivitas di luaran rumahnya. 


Gambaran ini sekali lagi, bukan utopis ataupun halusinasi, melainkan memang benar adanya bahwa dalam kehidupan sistem Islam tanggung jawab setiap pemimpin akan dilaksanakan dengan baik, karena mereka dibekali ilmu dan iman Islam yang luar biasa, tidaklah seperti era demokrasi-kapitalisme sekarang, yang fokus utamanya adalah keuntungan dan keamanan tersendiri, sedangkan hak rakyat selalu terpinggirkan. 


Hadis Rasulullah saw., lah yang menjadi fondasi utama pemimpin dalam menjalankan tugasnya untuk menjaga dan melindungi rakyatnya sebaik mungkin tanpa motif lainnya.


إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ

Sungguh Imam (Khalifah) itu laksana perisai (junnah); orang-orang berperang mengikuti dia dan berlindung kepada dirinya (h.r. Al-Bukhari dan Muslim).


Untuk itu, kembalilah pada penerapan sistem Islam yang tidak hanya mampu menyelesaikan banjir rob, akan tetapi juga mampu memberikan hak masyarakat secara adil dan merata, yang dipimpin oleh pemimpin yang taat kepada Allah dan selalu amanah dalam menjalankan tugasnya. 


Wallahualam bissawab.