Merinding, Begini Bunyi Seruan Ulama Aswaja Sumbagut - dakwah sumut

Breaking

BANNER 728X90

Jumat, 26 Maret 2021

Merinding, Begini Bunyi Seruan Ulama Aswaja Sumbagut

 



Dalwahsumut.com, Medan -  Multaqo ulama Aswaja wilayah Sumatera Bagian Utara yang berlangsung Ahad (21/3/21) lalu merumuskan beberapa seruan yang penting bagi kemaslahatan. 


Seruan itu secara khusus mengingatkan para ulama agar mengambil peran strategis di tengah-tengah umat. 


“Kewajiban ulama adalah menyerukan amar ma’ruf dan nahi munkar, kepedulian (ihtimam) terhadap urusan agama dan umat, serta memberikan nasehat, melakukan koreksi dan kontrol terhadap penguasa," ucap  Drs. Musdar Syahban membacakan hasil multaqo. 


Kegiatan yang dilaksanakan secara online via fasilitas zoom itu diikuti sejumlah perwakilan ulama dari beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara. 


Ulama, sebut Musdar yang kerap dipanggil Abuya itu, adalah seorang ahli ilmu agama yang amal perbuatannya harus sejalan dengan ilmunya.


Induk Kejahatan


Membacakan poin kesimpulan multaqo itu, Musdar menyebutkan bahwa sistem kapitalisme, demokrasi, sekulerisme dan komunisme merupakan ummul jara'im, yakni pangkal kejahatan dan kehancura umat manusia.


Sistem itu telah secara nyata memberikan kontribusi bagi peredaran miras secara legal, padahal menurut Islam , miras itu adalah induk kejahatan.


"Miras menciptakan kerusakan sosial dan melalaikan dari mengingat Allah Ta’ala. Melegalkannya adalah kedzaliman, " ucapnya berapi-api. 


Disinilah, katanya kewajiban ulama  untuk menjaga ukhuwwah dari segala upaya adu domba antar umat Islam, dan menjaga umat dari kerusakan dan kehancuran. 


Hasil multaqo itu juga menyimpulkan bahwa semua carut marut sistem kehidupan berbangsa dan bernegara berakar dari sistem kehidupan yang dianut dan diterapkan di negeri ini. 


"Yaitu sistem demokrasi-sekular-kapitalis warisan penjajah paska dihapuskannya sistem pemerintahan Islam pada satu abad yang lalu. 


Lebih lanjut disebutkan Musdar Syahban yang menjabat selaku Ketua Forum Komunikasi  Ulana Aswaja Provinsi Sumatera utara bahwa ulama yang berperan sebagai waratsatul anbiya’ dan pembawa amanah dari para rasul, adalah orang-orang yang memiliki kecermatan, kecerdasan serta pandangan jauh ke depan. ()rin