Ismail Yusanto: Kerusakan Alam Akibat Fasad Sistemik, Islam Kaffah Jadi Solusi Menyeluruh

 


MEDAN — Cendekiawan Muslim Ustaz Ir. Ismail Yusanto, MM, menilai bahwa kerusakan alam yang terjadi saat ini merupakan bentuk fasad yang diakibatkan oleh kemaksiatan manusia. Hal tersebut disampaikannya dalam talk show “Solusi Ideologis Mengatasi Bencana” yang digelar di Hotel Madani, Kota Medan.


Menurutnya, kemaksiatan yang memicu kerusakan alam tidak hanya bersifat individual, tetapi juga struktural, yakni ketika manusia mengadopsi sistem sekularisme dalam mengatur kehidupan, termasuk dalam pengelolaan sumber daya alam. Ia menegaskan bahwa umat Islam tidak memiliki dasar sejarah maupun landasan otentik dalam ajaran Islam untuk bersikap sekuler.


Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Ismail Yusanto menguraikan dua jenis solusi dalam mengatasi bencana. Pertama adalah solusi kekinian, yaitu upaya penanganan langsung terhadap dampak bencana yang telah terjadi, seperti pembersihan sisa lumpur, kayu gelondongan, serta pemulihan lingkungan agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal.


Kedua adalah solusi yang bersifat menyeluruh dan jangka panjang, yakni dengan menerapkan Islam secara kaffah. Ia menjelaskan bahwa Islam memiliki aturan yang lengkap dan komprehensif dalam mengelola sumber daya alam agar tidak menimbulkan kerusakan dan ketimpangan. Proses menuju penerapan tersebut, menurutnya, dimulai dengan membangkitkan kesadaran umat melalui dakwah, baik melalui lisan maupun tulisan.


Kegiatan temu tokoh ini berlangsung dalam suasana hangat dan interaktif. Para peserta yang hadir, sekitar seratus tokoh dari kalangan akademisi, ulama, pengusaha, dan aktivis, turut memberikan tanggapan serta pandangan mereka terkait solusi ideologis dalam mengatasi bencana alam.