Slider

Berita Video

Berita Pilihan

Kabar Medan

Tsaqofah

Sudut Pandang

Dinamika Dakwah

Berita Foto

» » » » » » » » » » "LOKALISASI SYARIAH" ?

Core bisnis lokalisasi [pelacuran] adalah "esex-esex" & "lendir". Ini adalah "bisnis" yang dikutuk semua agama. Namun dia konon bisnis tertua. Tidak banyak kekuasaan negara yang bisa mengatasinya.

Nah, di suatu negeri yang tidak berdaya terhadap lokalisasi ini, ada warganya bernama Pak Haji yang sholeh, rajin beribadah, rajin sedekah, juga rajin berdakwah. Dia merasa, untuk memberantas pelacuran tidak bisa secara frontal, bahkan tidak bisa dari luar. Untuk itu konon bahkan harus "masuk dulu ke dalam sistem".



Di lokalisasi itu ada penguasanya. Penguasanya ini dipilih oleh warga lokalisasi dan sekitarnya. Karena itu Pak Haji mendaftar dulu sebagai warga di kampung lokalisasi ini. Setelah beberapa tahun, baru Pak Haji ikut kompetisi menjadi penguasa lokalisasi.

Karena Pak Haji ini ingin menunjukkan citra syari'ah, tetapi ia juga ingin terpilih, maka Pak Haji mengajukan program "lokalisasi syariah". Poin-poinnya adalah:

1. Para PSK ini wajib berjilbab. Akan ada pembagian jilbab gratis.
2. Di area lokalisasi tidak boleh lagi ada minuman keras.
3. Musik di area lokalisasi diganti dengan nasyid.
4. Setiap malam Jum'at ada pengajian umum, semua wajib ikut.
5. Di setiap warung remang-remang diwajibkan ada mushola.
6. Sebelum melayani tamu, pelayan & tamu wajib baca al-Fatihah.
7. Semua pekerja di lokalisasi wajib bayar zakat.
8. PSK dianjurkan banyak tahajud, puasa sunnah & tilawah.
9. PSK yang loyal dan memenuhi syarat akan diberi hadiah umrah.

Dengan 9 poin itu, Pak Haji menjamin lokalisasi tidak akan ditutup apalagi digusur seperti Kalijodo.

Sementara itu calon petahana menuduh program Pak Haji ini SARA. Karena itu respon dia jelas:

1. Tidak boleh ada pakaian beraroma SARA (misal jilbab) di lokalisasi.
2. Tidak akan ada larangan minuman keras di lokalisasi.
3. Musik yang disetel juga bebas, utamakan musik nusantara.
4. Tak perlu ada pengajian, ini tempat hiburan ya buat hiburan saja.
5. Tak perlu mushola di tiap warung, sudah ada masjid di luar.
6. Al-Fatihah itu urusan pribadi, tidak perlu dijadikan norma.
7. Tidak perlu bayar zakat, yang penting bayar pajak.
8. Anjuran tahajud dll itu tidak baik untuk efisiensi waktu pekerja.
9. Hadiah sebaiknya dalam bentuk uang saja, terserah buat apa.

Nah, menurut Anda yang pantas didukung Pak Haji atau Petahana ?

** uji kewarasan **

*** di dunia politik, mencari politisi muslim dengan "program syariah" yang jelas seperti Pak Haji saja susah ***

Sumber : Fahmi Amhar

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama